Apa sih 'Shuffle Dance' itu?
Suatu sore, sekelompok remaja sedang asyik ngedance lincah;
kaki mereka berpindah-pindah, membentuk koreografi yang indah. Namun,
gerakan lebih berfokus pada kaki mereka; menghentak mengikuti beat
lagu yang diputar. Ya, itulah shuffle dance, salah satu cabang
street dance yang trennya diawali pada akhir dekade 1980-an
dan berasal dari Melbourne Underground Scene, Australia. Secara sekilas,
gerakan-gerakan dalam shuffle dance memang mirip dengan tarian
jazz.
Tapi, tahukah Anda kalau sejarah asal shuffle dance
sebetulnya jauh sebelum itu? Dikenal dengan nama clog dancing,
dimana alas kaki yang digunakan merupakan sepatu kayu (clog),
jenis tarian ini dimulai lebih dari 800 tahun yang lalu oleh para pelaut
yang merasa bosan dengan kehidupan di atas kapal. Dengan ruangan yang
terbatas, gerakan clog dancing lebih memfokuskan pada kaki
ketimbang bagian tubuh lainnya.
Pada periode 1960-an hingga 1980-an, clog dancing yang juga
dikenal dengan istilah stomping ini menjadi tarian yang populer
di Melbourne, Australia, berkat kebangkitan tarian tradisional rakyat
disana.
Gerakan kunci shuffle dance terletak pada kaki, dimana kaki
menghentak ke lantai sesuai dengan ketukan lagu yang mengiringi ditambah
dengan tendangan, putaran atau trik-trik lainnya. Improvisasi dalam
gerakan kaki ini dikenal dengan istilah shuffling. Nah, pada
dasarnya, tidak ada gerakan tetap dalam melakukan shuffling.
Tarian ini merupakan gerak bebas dari folk dance dimana para shufflers
bebas untuk menciptakan atau mengeksplorasi gerakan lainnya.
Untuk jenis musiknya, berbagai macam genre musik dapat mengiringi
tarian ini, namun musik dengan beat 130-150 bpm cenderung lebih
diminati. Nilai plus dari shuffle dance adalah tarian ini
terbuka untuk semua orang, pria dan wanita, serta tidak terbatas pada
umur, karena shuffle merupakan tarian yang menitikberatkan pada
kebebasan berekspresi para shufflers-nya.
Di Indonesia sendiri, tarian ini mulai dikenal luas pada 2006
walaupun dengan jumlah komunitas yang masih sangat sedikit. Namun,
beberapa tahun kemudian, pada 2009 shuffle dance kembali marak
di tanah air dan bahkan menjadi tren tarian baru. Banyak komunitas shuffle
dance terbentuk dan menggelar beragam ajang shuffle meet up
diberbagai wilayah di tanah air.
Nah, sekedar info saja, shuffle dance ini selain terlihat cool
dan bisa dilakukan siapa saja, dalam gerakannya juga mempunyai manfaat
yang baik bagi kesehatan tubuh seperti mengurangi berat badan, karena
ber-shuffle selama 10 menit bisa disamakan dengan latihan treadmill
selama 30 menit lho! Selain itu, shuffling juga dapat
melatih keseimbangan tubuh. Jadi, selain menyalurkan hobi ngedance
Anda, ber-shuffling ria juga baik buat kesehatan. Let’s go
shuffling then! **MS/Dari berbagai sumber
Dilansir dari situs



No comments:
Post a Comment